Pemikiran Ki Hajar Dewantara (KHD) mengenai pendidikan dan pengajaran dapat dijabarkan sebagai berikut, menurut KHD, pengajaran merupakan bagian dari proses pendidikan, yang didalamnya terdapat proses memberikan ilmu atau kebermanfaatan life skill yang dibutuhkan oleh anak baik lahir maupun batin. Sedangkan pendidikan merupakan tuntunan kepada kekuatan kodrat anak agar mereka dapat selamat dan bahagia sebagai individu (manusia) maupun dalam masyarakat. Dapat pula disarikan bahwa pengajaran dan pendidikan adalah segenap usaha untuk mempersiapkan kecakapan hidup yang diperlukan agar manusia dapat selamat dan bahagia sebagai diri pribadi maupun dalam masyarakat.Selain itu juga dapat diartikan bahwa pendidikan berupaya memanusiakan manusia dan menjadikan manusia yang berbudaya dan beradab.
Relevansi pemikiran KHD dengan konteks pendidikan Indonesia saat ini dan konteks pendidikan di satuan pendidikan tempat saya bertugas. Dalam konteks pendidikan pada era masa kini maka pendidikan harus sesuai dengan kemajuan teknologi (kodrat zaman) namun tidak juga melupakan kodrat alam (tempat tinggal atau budaya daerah). Dalam konteks satuan pendidikan di sekolah saya, pendidikan yang diharapkan adalah yang sesuai dengan kemajuan teknologi yang berkembang, serta tidak melupakan potensi dan kearifan lokal dan budaya dari daerah kabupaten Lumajang, sehingga dihasilkan murid berprofil pelajar pancasila yang berwawasan global dan berbudaya kearifan lokal.
Satuan pendidikan tempat saya bertugas berada di wilayah Kabupaten Lumajang yang terdiri dari beragam suku seperti Suku Jawa, Suku Madura dan beberapa suku minoritas. Kekayaan potensi sumberdaya Lumajang yang berupa pertanian, perkebunan, peternakan dan nelayan memberikan keberagaman dalam karakteristik murid tempat saya bertugas. Mengembangkan profil pelajar Pancasila dalam konteks Kbhinekaan global tepat dibelajarkan kepada murid saya agar mereka dapat hidup dalam situasi yang beragam dengan perilaku menghargai dan toleransi. Kemajuan teknologi yang cukup berkembang di Lumajang dapat dijadikan sebagai alat untuk kemajuan pendidikan, namun juga perlu adanya tuntunan dari pendidik agar murid tidak sampai terlena.
Berdasarkan pemikiran KHD tentang kemerdekaan, pada satuan pendidikan saya telah memiliki kemerdekaan dalam menjalankan aktivitas sebagai guru saya telah merasakan beberapa kemerdekaan di sekolah penggerak, antara lain, pada perencanaan pembelajaran kita dapat berkreasi sesuai dengan topik pembelajaran, merancang modul, alat penilaian yang sesuai dengan kebutuhan murid. Membuat kesepakatan kelas bersama dengan murid. Beberapa kegiatan yang mencerminkan pemantapan profil pelajar Pancasila antara lain dengan diadakannya Projek penguatan Profil pelajar Pancasila yang menumbuhkan profil gotong royong, kreatif dan bernalar kritis.
Dokumentasi : Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila tema 2 Kearifan lokal "Eksplorasi Empon-empon"
Hal percaya tentang murid dan pembelajaran di kelas sebelum Anda mempelajari modul 1.1 antara lain yaitu :
Bahwa peserta didik yang bersekolah memiliki keberagaman bakat minat, kondisi lingkungan sosial budaya dan juga kemampuan kognitif.
Murid ketika diberikan sebuah tuntunan atau contoh mereka dengan mudah akan meniru.
Murid ketika belajar dapat mengalami hambatan dalam berkomunikasi, menerima materi dan hambatan lainnya.
Hal berubah dari pemikiran atau perilaku Anda setelah mempelajari Refleksi Pendidikan oleh KHD antara lain :
Saya semakin sadar, bahwa sebagai pendidik kita harus lebih berpusat pada peserta didik untuk menuntun mereka sesuai minat bakat.
lebih mantap mengembangan pembelajaran dan model penilaian yang bervariasi untuk memenuhi minat bakat dan kebutuhan murid
Semua murid semua guru, bahwa saya sebagai pendidik dapat juga belajar dari pembelajaran dari proses pembelajaran di kelas
Hal yang ingin segera saya terapkan lebih baik agar kelas Anda mencerminkan pemikiran KHD antara lain :
menumbuhkan budaya positif dalam pembelajaran
Memberikan kesempatan kepada murid untuk mengutarakan harapan, kecemasan meraka dalam pembelajaran
Membuat kesepakatan kelas yang memicu komitmen disiplin kelas
Demikian refleksi dan kesimpulan saya setelah mempelajari modul 1.1 Refleksi Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantara.
Berikut dokumentasi kegiatan kelas VII A yang saya ampu yang mencerminkan pengembangan profil pelajar pancasila.
Dokumentasi : membuat instagram post tentang hewan langka pada materi Lingkungan dan Keankeragaman Hayati (Profil pelajar pancasila Bernalar kritis dan kreatif)
Dokumentasi : Presentasi Ciri makhluk Hidup (Profil pelajar pancasila gotong royong dan bernalar kritis)
Sistem ekskresi merupakan proses pembuangan zat-zat
sisa metabolisme. Organ-organ ekskresi pada manusia meliputi ginjal, kulit,
paru-paru, dan hati.
A.
Ginjal Salah
satu sistem ekskresi pada manusia adalah sistem urine. Organ penyusun sistem
urine antara lain ginjal, ureter,
kantung kemih, dan uretra. Ginjal merupakan komponen utama penyusun sistem
urine. Ginjal sering disebut juga dengan buah pinggang karena letaknya yang
berada di sebelah kanan dan kiri tulang pinggang.
a.
Struktur ginjal
Ginjal
terletak di daerah pinggang, tepatnya di perut bagian belakang dan dilindungi
tulang rusuk. Bentuk ginjal seperti kacang merah, berwarna merah coklat.
Manusia memiliki 2 buah ginjal, yaitu ginjal kiri dan ginjal kanan. Ginjal
kanan agak lebih rendah dibandingkan dengan ginjal kiri karena terdesak oleh
hati. Setiap ginjal beratnya kurang lebih 200g dengan panjang 10 - 15 cm dan
tebal 11/2 – 21/2 cm. Dalam sehari
darah melewati ginjal berkali-kali. Darah memasuki ginjal melalui arteri ginjal
dan meninggalkan ginjal melalui vena ginjal. Rata-rata orang dewasa
mengeluarkan urine 1,5 liter per hari. Secara umum ginjal dibagi menjadi 3
bagia, yaitu sebagai berikut: 1). Kulit ginjal
Kulit ginjal merupakan bagian
terluar ginjal yang disebut juga dengan korteks renalis. Pada kulit ginjal
inilah terjadi penyaringan darah. Kulit ginjal tersusun atas glomerulus dan
simpai bowman yang membentuk kesatuan yang disebut badan malpighi. Glomerulus
adalah kumpulan cabang-cabang yang halus atau anyaman pembuluh darah kapiler di
bagian korteks, sedangkan kapsula bowman adalah lapisan yang melingkupi
glomerulus, bentuknya seperti cawan dan berdinding ganda. Pada kulit ginjal
terdapat nefron. Nefron adalah unit penyaring terkecil ginjal. Sebuah ginjal tersususn
atas kurang lebih satu juta nefron. Setiap nefron tersusun atas glomerulus,
simpai bowman, saluran berkelok-kelok,
Ansa Henle, dan saluran pengumpul ginjal. 2). Sumsum ginjal
Bagian tengah ginjal disebut sumsum
ginjal atau medula. Sumsum ginjal merupakan tempat berkumpulnya
pembuluh-pembuluh halus dari simpai bowman. Pembuluh-pembuluh halus tersebut
mengalirkan urine ke saluran yang lebih besar dan bermuara di rongga ginjal.
Proses yang terjadi pada sumsum ginjal adalah reabsorbsi dan augmentasi. 3). Rongga ginjal
Bagian paling dalam ginjal adalah
rongga ginjal atau yang dikenal dengan pelvis renalis. Fungsinya yaitu
menampung urine sementara sebelum dikeluarkan melalui ureter.
b.
Fungsi ginjal
Fungsi
dari ginjal adalah sebagai berikut:
1. Untuk menyaring darah
2. Osmoregulasi, yaitu pembuangan kelebihan air agar keseimbangan konsentrasi
darah terjaga
3. Memelihara keseimbangan konsentrasi garam-garam tertentu.
4. Mengekskresikan gula darah yang melebihi kadar normal
5. Mempertahankan keseimbangan asam dan basa darah Adapun zat-zat yang terkandung dalam urine normal adalah sebagai berikut:
1. Urea
2. Amonia
3. Air
4. Zat warna empedu (bilirubin dan biliverdin)
5. Zat yang berlebihan dalam darah seperti vitamin, obat-obatan, dan
c.
Proses pembentukan urine
Proses
pembentukan urine melalui 3 tahapan, yaitu sebagai berikut:
1. Filtrasi
Filtrasi adalah proses penyaringan
sel-sel darah yang terjadi di glomerulus. Bahan dari proses ini berupa darah yang membawa sisa-sisa
metabolisme protein. 2. Reabsorbsi
Reabsorbsi adalah penyerapan kembali
zat-zat yang masih diperlukan oleh tubuh yang terjadi di tubulus kontortus
proksimal. Bahan dari proses ini adalah urine primer. 3. Augmentasi
Augmentasi merupakan proses
pengumpulan cairan dari proses sebelumnya. Proses ini terjadi di tubulus
kontortus distal. Bahan dari proses ini adalah urine sekunder.
d.
Kelainan/penyakit ginjal
1). Gagal ginjal
Gagal ginjal adalah kelainan pada
ginjal dimanaginjal tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya yaitu menyaring
darah. 2). Batu ginjal
Batu ginjal merupakan kelainan yang
cukup sering dialami manusia. Batu ginjal berupa endapan garam kalsium yang
makin lama makin mengeras dan membesar. Penyebab dari penyakit ini antara lain:
a. Urine terlalu pekat
b. Terlalu banyak mengonsumsi mineral
c. Terlalu banyak duduk
d. Kurang minum
e. Minum air yang mengandung kerak
f. Sering menahan buang air kecil 3). Hidronefrosis
Hidronefrosis adalah membesarnya
salah satu ginjal karena urine tidak dapat mengalir keluar. Hal itu akibat
penyempitan aliran ginjal atau tersumbat oleh batu ginjal. 4). Diabetes inspidus
Gejala penyakit ini adalah
mengeluarkan urine terlalu banyak disebabkan tidak adanya hormon ADH.
B.
Hati
Hati juga merupakan alat ekskresi
karena hati mengeluarkan empedu. Empedu adalah cairan berwarna kehijauan dan
rasanya pahit. Empedu harus dikeluarkan dari tubuh karena mengandung zat sisa
yang berasal dari sel darah merah yang rusak dan dihancurkan di dalam limpa.
a.
Struktur hati
Hati
terletak di dalam rongga perut sebelah kanan di bawah diafragma. Hati berwarna
merah tua dan merupakan kelenjar terbesar pada manusia dengan berat sekitar 2
kg. Hati dilindungi oleh selaput tipis yang disebut kapsula hepatis. Pada hati
juga terdapat pembuluh darah dan empedu yang disatukan oleh selaput jaringan
ikat (capsula glison).
b.
Fungsi hati Hati
berfungsi untuk menghasilkan getah empedu dari hasil perombakan sel darah
merah. Sel-sel perombak sel darah merah ini disebut histiosit. Sel-sel darah merah
yang telah tua tersebut kemudian dirombak menjadi getah empedu. Getah empedu
ini terdiri dari garam empedu dan zat warna empedu. Garam empedu berfungsi
dalam proses pencernaan makanan, yaitu untuk mengemulsi lemak. Sedangkan zat
warna empedu inilah yang menyebabkan warna urine dan warna feses menjadi kuning
kecoklatan. Zat yang mewarnai feses disebut sterkoilin, sedangkan yang mewarnai
urine disebut urobilin.
Selain sebagai alat ekskresi, hati juga memiliki fungsi sebagai berikut:
1. Sebagai alat sekresi karena menghasilkan empedu
2. Menyimpan gula dalam bentuk glikogen (gula otot)
3. Menghasilkan urea dari hasil perombakan protein
4. Mensintesis vitamin A dari provitamin A
5. Membuat fibrinogen dan protombin
6. Menghasilkan heparin yang berfungsi sebagai anti pembekuan darah
7. Sebagai penawar racun (detosifikasi)
c.
Kelainan pada hati 1).
Hepatitis
Hepatitis adalah penyakit
peradangan pada sel-sel hati karena terinveksi virus. Hepatitis ada 2 macam,
yaitu hepatitis A dan B. Biasanya hepatitis B lebih berbahaya dibandingkan
dengan hepatitis A. 2). Penyakit kuning
Gejala penyakit kuning hampir sama
dengan hepatitis, yaitu kulit tampak pucat kekuningan, bagian putih bola mata
berwarna kekuningan, dan kuku jari juga berwarna kuning. 3). Sirosis hati
Penyakit ini biasanya diderita oleh
peminum alkohol. Gejala penderita penyakit ini adalah timbulnya jaringan perut
dan kerusakan sel-sel normal hati. 4). Cirrhosis
Cirrhosis adalah kelainan hati di
mana jaringan hati menyusut.
C.
Kulit
Kulit
adalah lapisan jaringan yang terdapat di permukaan tubuh yang merupakan organ
terluas pada tubuh kita. Kulit sangant tipis dengan beberapa lapisan yang
menyusunnya. Kulit termasuk organ ekskresi karena terdapat kelenjar keringat
yang mengekskresikan zat-zat sisa. Selain sebagai organ ekskresi, kulit juga
berfungsi sebagai indera peraba dan perasa.
a.
Struktur kulit
Kulit
manusia terbagi menjadi 3 lapisan, yaitu kulit ari (epidermis), kulit jangat
(dermis), dan jaringan ikat bawah kulit.
1). Epidermis (kulit ari)
Lapisan kulit yang paling luar
disebut epidermis. Lapisan ini sangat tipis. Kulit ari terdiri dari dua lapisan,
yaitu sebagai berikut:
a). Lapisan tanduk
Lapisan ini tidak mengandung
pembuluh darah dan seraut saraf karena merupakan sel-sel mati yang selalu
mengelupas, tidak memiliki inti, dan mengandung zat keratin. Karena tidak
mengandung pembuluh darah, maka lapisan ini tidak akan mengeluarkan darah saat
mengelupas.
b) Lapisan malpighi
Lapisan malpighi merupakan lapisan
yang terdapat di bawah lapisan tanduk. Berbeda dengan lapisan tanduk, lapisan
malpighi justru selalu membelah diri. Pada lapisan malpighi terdapat melanin,
yaitu pigmen yang menentukan warna kulit dan melindungi sel dari kerusakan yang
disebabkan oleh sinar matahari. Jika kulit terlalu banyak terkena sinar
matahari maka produksi melanin akan meningkat dan kulit menjadi gelap. Jika seseorang
tidak memiliki pigmen pada lapisan malpighinya maka orang tersebut dinamakan
albino.
Pada permukaan kulit ari
terdapat pori-pori yang merupakan muara kelenjar minyak. Melalui pori-pori
inilah keringat diekskresikan. Kulit ari biasanya ditumbuhi rambut, kecuali
kulit ari yang ada di telapak tangan dan kaki. Kulit ari pada telapak tangan
dan kaki terdiri atas 4 lapisan, yaitu:
a). Stratum korneum
b). Stratum granulosum
c). Stratum lusidum
d). Stratum germinalis
2). Dermis (kulit jangat)
Dermis merupakan lapisan kulit yang
berada di bawah lapisan epidermis. Dibandingkan epidermis, lapisan dermis lebih
tebal. Antara lapisan dermis dan epidermis dilapisi dengan membran basalis. Lapisan
dermis terdapat beberapa jaringan, yaitu sebagai berikut:
a). Pembuluh kapiler, berfungsi untuk menyampaikan nutrisi pada akar rambut dan
sel kulit.
b). Kelenjar keringat (glandula sudorifera), berfungsi untuk menghasilkan
keringat.
c). Kelenjar minyak (glandula sebaceae), berfungsi untuk menghasilkan minyak
agar kulit dan rambut tidak kering.
d). Pembuluh darah, berfungsi untuk mengedarkan darah ke semua sel atau
jaringan termasuk akar rambut.
e). Ujung-ujung saraf, yaitu ujung saraf perasa dan peraba, saraf rasa nyeri,
saraf rasa panas, dan
saraf rasa sentuhan.
f). Kantong rambut, memiliki akar dan batang rambut serta kelenjar minyak
rambut.
3). Jaringan ikat bawah kulit
Lapisan ini berada di bawah dermis.
Pembatas jaringan ikat bawah kulit dengan dermis adalah mulainya terdapat sel
lemak. Lemak berfungsi untuk melindungi tubuh terhadap benturan, penahan suhu
tubuh, dan sumber energi.
b.
Fungsi kulit Fungsi
utama kulit, yaitu sebagai alat ekskresi yang mengeluarkan keringat. Selain itu,
kulit juga menghasilkan minyak melalui kelenjar minyak. Minyak berfungsi untuk
mencegah kekeringan pada kulit dan menegrutnya kulit rambut.
Berikut fungsi kulit:
1). Sebagai alat indera
2). Sebagai pengatur suhu tubuh
3). Tempat pembentukan vitamin D dari provitamin D
4). Melindungi jaringan yang ada di bawahnya
5). Menyimpan kelebihan lemak
c.
Kelainan pada kulit Beberapa
kelainan yang terjadi pada kulit, antara lain sebagai berikut:
1). Jerawat
Jerawat adalah gangguan kulit pada
kelenjar minyak. Hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencegah timbulnya jerawat,
yaitu dengan makan makanan yang seimbang, rajin menjaga kebersihan kulit dan diimbangi
dengan tidur dan olahraga yang cukup. 2). Kanker kulit
Penyebab kanker kulit adalah kulit
mendapat sinar matahari yang berlebihan. Biasanya kanker kulit menyerang orang
berkulit putih karena warna kulit tersebut lebih sensitif terkena sinar
matahari. Cara pencegahannya adalah dengan menghindari kontak dengan sinar
matahari yang terlalu banyak dan pemakaian tabir surya secara rutin. 3). Biduran
Penyebab biduran antara lain udara
dingin, alergi makanan, dan alergi bahan kimia. Tanda-tanda penyakit ini adalah
timbulnya bentol-bentol yang tidak beraturan dan terasa gatal. Cara pencegahan
penyakit ini, yaitu dengan menghindari bahan makanan dan produk kimia yang
menyebabkan alergi. 4). Psoriasis
Psoriasis disebabkan adanya
gangguan pada sistem kekebalan tubuh. Gejala yang ditimbulkannya adalah kulit
kemerahan pada kulit kepala, sikut, punggung, dan lutut. Jika terkena penyakit
ini harus rutin melakukan pengobatan. 5). Ringworm
Sebenarnya ringworm adalah nama
sejenis jamur yang menginfeksi kulit. Penyakit akibat jamur ini ditandai dengan
timbulnya bercak lingkaran di kulit. Pencegahan kulit ini dilakukan dengan
menjaga agar kulit tetap kering dan tidak lembab.
D.
Paru-paru
Selain berfungsi sebagai alat
pernapasan pada manusia, paru-paru juga berfungsi sebagai alat ekskresi.
a.
Struktur paru-paru Paru-paru
terletak di dalam rongga dada dan bagian bawahnya menempel pada diafragma. Setiap
manusia memiliki 2 paru-paru. Paru-paru manusia dilindungi oleh tulang-tulang
rusuk dan dilapisi oleh selaput tipis yang disebut pleura. Paru-paru terbagi
menjadi 2 bagian, yaitu paru-paru kanan (dexter) yang memiliki 3 gelambir dan
paru-paru kiri (sinister) yang memiliki 2 gelambir
b.
Fungsi paru-paru Fungsi
utama paru-paru adalah sebagai organ pernapasan. Selain itu, paru-paru juga
berfungsi sebagai organ ekskresi. Sebagai organ ekskresi paru-paru mengeluarkan
ekskret yang berupa gas karbondioksida dan uap air. Gas-gas tersebut merupakan
zat sisa dalam proses pernapasan. Zat sisa pernapasan harus dikeluarkan agar
tidak mengganggu fungsi tubuh.
c.
Kelainan pada paru-paru Beberapa
kelainan yang terjadi pada paru-paru antara lain sebagai berikut.
1). Bronchitis, adalah peradangan pada cabang batang tenggorokan (bronkus).
2). Pleuritis, adalah peradangan pada selaput pembukus paru-paru.
3). TBC
Penyebab penyakit ini adalah
bakteri Mycrobacterium tuberculosis. Tanda-tanda penyakit ini adalah adanya
bintil-bintil pada alveolus. Cara pengobatan penyakit ini adalah dengan terapi
menggunakan vaksin BCG.
4). Asma
Penyebab penyakit asma adalah
alergi terhadap rambut, bulu, debu atau tekanan psikologis. Tanda-tanda
penyakit ini adalah saluran pernapasan tersumbat sehingga penderita mengalami
sesak nafas.
5). Pneumonia
Penyebab penyakit ini adalah
bakteri, virus, dan jamur. Tanda-tanda orang yang terkena penyakit ini dinding
alveolusnya robek sehingga mengurangi daerah pertukaran gas.
1.
PengertianPernafasan •Bernapasmerupakanproses yang sangatpentingbagimanusia. Padaprosesiniterjadipertukaranoksigendankarbondioksidaantaratubuhdanlingkungan •Sistemrespirasiatausistempernafasanmencakupsemuaprosespertukaran gas yang terjadiantaraatmosfirmelaluironggahidungàfaring
àlaringàtrakeaàbronkusàparu-paruàalveolus
àsel-selmelaluidindingkapilerdarah. •Pernapasanberarti : Pertukaran gas Oksigen (O2) danKarbondioksida( CO2) antaramakhlukhidupdanlingkungannya •Tujuanpernapasan: untukmengambilenergi yang terkandungdidalammakanan •Prosespembakaranzatmakanan (OksidasiBiologis) yaitu :
Zatmakanan + OksigenàKarbondioksida + Uap air + Energi (gula/C6H12O6)
+ (O2) (CO2)
+ (H2O) + (E)
Respirasiterdiridari }RespirasieksternaadalahpertukaranO2danCO2antara alveoli
paru-parudengandarahkapilerdisekitar alveoli. }RespirasiinternaadalahPertukaranO2danCO2antaradarahdikapilertubuhdengansel-seljaringantubuh. 2.
SistemPernafasanManusia •Manusiamembutuhkansuplaioksigensecaraterus-menerusuntukprosesrespirasisel, danmembuangkelebihankarbondioksidasebagailimbahberacunprodukdariprosestersebut. •Pertukarangas antaraoksigendengankarbondioksidadilakukan agar prosesrespirasiselterusberlangsung. •Oksigenyang dibutuhkanuntukprosesrespirasiseliniberasaldariatmosfer, yang menyediakankandungan gas oksigensebanyak 21% dariseluruh gas yang ada. •Oksigenmasukkedalamtubuhmelaluiperantaraanalatpernapasan yang beradadiluar. JalannyaUdaraPernapasan •Udaramasukmelaluilubanghidung •melewatinasofaring •melewati oral farink •melewati glottis •masukketrakea •masukkepercabangantrakea yang disebut bronchus •masukkepercabangan bronchus yang disebut bronchioles •udaraberakhirpadaujung bronchus berupagelembung yang disebut alveolus (jamak: alveoli) 3.
Alat-alatPernafasanManusia
•Hidungmerupakan organ pernapasanpertama yang dilaluiudaraluar. •Hidungterdiridari: 1. lubanghidung, 2. ronggahidung 3. ujungronggahidung •Berfungsiuntuk: menyaringudara, melembabkanudara, danmemanaskanudara. b.
Faring
•Percabangan 2 saluran, yaitusalurantenggorokan (nasofaring) yang merupakansaluranpernapasan, dansalurankerongkongan (oralfaring) yang merupakansaluranpencernaan. •Berbentuksepertitabungcorong, terletakdibelakangronggahidungdanmulut, dantersusundariototrangka. •Berfungsisebagaijalannyaudaradanmakanan. c. Laring
•Daerah kotaksuaradenganselaputsuara. Pita suaraterletakdidindinglaringbagiandalam. Selaputsuaraakanbergetarjikaterhembusudaradariparu-paru. •Terdapatkatuppangkaltenggorok (epiglottis) dantulang-tulangrawan yang membentukstrukturjakun. •Fungsi: 1.mengaturtingkatketegangandari pita suara yang selanjutnyamengatursuara. 2.menerimaudaradari faring diteruskankedalamtrakeadanmencegahmakanandan air masukkedalamtrakea. d.
BatangTenggorok (Trakea)
•Berupapipa yang panjangnya ± 10 cm, terletaksebagiandileherdansebagiandirongga dada. •Dindingtenggorokantipisdankaku, dikelilingiolehcincintulangrawan, danpadabagiandalamronggabersilia. Silia-siliainiberfungsimenyaringbenda-bendaasing yang masukkesaluranpernapasan. e.
CabangBatangTenggorok (Bronkus)
•Tersusundaritulang-tulangrawan
yang berbentukcincin. •Merupakanpercabangandaritrakea, bercabangmenjadi 2 yaitukekananmenujuparu-parukanandankekirimenujuparu-parukiri. •Berfungsimenyediakantempatjalannyaudara
yang dibawamasukkedalamparu-parudanuntukmengeluarkanudara. f.
Bronkiolus
•Merupakancabangdaribronkus, dindingnyalebihtipisdansalurannyalebihtipis. •Padaujungbronkiolusterdapatgelembung- gelembung yang sangatkecil yang disebut alveolus. •Pada alveolus terjadipertukaranoksigendankarbondioksida. g.
Paru-paru
•Terletakdidalamrongga dada bagianatas. Di bagiansampingparu-parudibatasiolehototdanrusuk, sedangkandibagianbawahdibatasiolehdiafragma yang berototkuat. •2bagian: Paru-parukanan(pulmodekster) à3 lobus Paru-parukiri ( pulmo
sinister) à2 lobus. •Dibungkusolehduaselaput yang tipis (pleura) •Dalamparu-paruorangdewasa terdapatsekitar 300 juta alveoli, denganluaspermukaansekitar 160 m2 atausekitar 1 kali luas lapangantenis, atauluas 100 kali darikulitkita.
B. VIDEO MEKANISME PERNAPASAN Perhatikan video mekanisme pernapasan berikut!
C. KUIS
Berikut merupakan soal latihan penilaian sistem pernapasan. Selamat mengerjakan!